Archive for July, 2008

beda

karena sedang baca bukunya aku,kamu,kita: luce irigaray, yang baru dua halaman saya baca, saya jadi ingat, tahun-tahun kuliah saat sedang getol-getolnya sama diskusi. setiap ada pernyataan tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan, dan perjuangan akan kesetaraan laki-laki dan perempuan, saya selalu di debat: "perempuan dan laki-laki itu dari sononya memang beda, kenapa ribet banget sih pengen disama-samain?" dan saya selalu came up dengan pembenaran yang sama: perbedaan memang bakal terus ada, tapi pembedaan perlakuan untuk hal-hal tetentu yangt idak perlu yang dikarenakan perbedaan itu, sangat harus dihapuskan. saya selalu menganalogikan dengan misalnya saja, perbedaan suku. tidak ada satu pun yang bisa membuat perbedaan suku kita menjadi nisbi, menjadi hilang. tapi apa kita mau, perbedaan suku yang kita punya, membuat kita, sebagai warga negara yang seharusnya diperlakukan sama, tapi dibeda-bedakan. kedudukan di mata hukum misalnya, maukah kita dibeda-bedakan? saya rasa tidak.
perempuan dan laki-laki itu, tidak perlu sama. sebab kalo sama, kalau kata luce yang sangat kontemporer (dan justru itu yang membuat saya tidak selalu sepakat dengannya), sama saja artinya dengan membinasakan umat manusia. itu juga tidak beradab. apa yang beda, selalu membuat kita lebih kaya. jangan juga pernah lupa terhadap fungsi promitif laki-laki dan perempuan dalam proses produksi dan re-produksi. tapi tak juga kita harus terjebak dalam kata sama dan setara. maknanya tak selalu harfiah. bukan sama dengan laki-laki dalam segala-galanya yang perempuan pinta. tapi mungkin perlakuan, pengakuan, dan kedudukan perempuan sebagai lian , sebagai the other , sebagai warga dunia dan warga negara kelas dua, sikap-sikap apriori "karena dia perempuan dia tidak akan mampu" yang mesti dihilangkan.
dan rasanya itu tidak berlebih-lebihan, dan kami tidak pula, sekedar mencaricari masalah yang sebenarnya tidak ada, karena masalah itu, ada.

,, ditulis saat saya, sedang tidak ingin bermasalah sebenarnya, hanya mengisi perut saya yang dari pagi hingga saat ini, 12.33 siang belum diisi dan menunggu buser biar bujet liputan turun ;),,

No comment »

senang

satu minggu yang menyenangkan. agak aneh sebenarnya menulis begitu. karena saya sebenarnya bukan orang ceria, tidak juga mudah tertawa. saya itu kelabu, dan agak complicated. apalagi dulu. saya suka membayangkan segala sesuatu yang kelam-kelam. saya suka film-film kelam dan murung dan semakin rumit semakin berat semakin kompleks rasanya semakin bagus. kebanyakan film-film yang ada di profile itu sepertinya masuk film-film (yang saya anggap) berat. tapi makin sering nonton film, saya trus berkenalan dengan film-film ringan macam sideways atau lost in translation yang dahsyat abis (meski tetap saja murung ya?). dan ternyata tetap saja bagus. saya jadi mulai melirik film2 ringan lain, bahkan devil wears prada. kegandrungan akan yang berat-berat ini juga yang sepertinya membuat saya jatuh cinta pada pearl jam, stone temple pilots (yang sumpah nggak cocok dijadiin soundtrack waktu jalan-jalan menikmati alam hahahahhaha), bjork, tori amos, porthishead, dll. tapi trus saya mulai mendengarkan juga nouvelle vague, frou-frou, imogen heap bahkan mika dan lily allen, hahahahhaha…. dan mulai juga mencerah-cerahkan diri…….. tapi saya tetap mau bikin film ringan yang kelabuuuuuuuu bersama pria jalang yang tidak perlu saya sebutkan namanya itu, hihihihihi (yeah, it’s uuuuu jackkk)
dan saya tau saya agak-agak masokis. saya tau saya kadang agak menikmati semua hal yang sebenarnya bikin saya susah. dan quote yang bilang bahwa bahagia itu konsepnya cuma ada di kepala sendiri tidak pernah benar-benar nyangkut di otak saya. masuk telinga kanan, keluar lagi telinga kanan, bahkan belum juga nyampe ke telinga kiri…
eh tapi saya lupa tadi sebenarnya mau nulis tentang apa ya? oke, minggu yang menyenagkan karena begadang-begadang sampe pagi, bertamu kawan-kawan SMA, belanja-belanja abis gajian, rencana nonton sex and the city yang nggak jadi-jadi hingga detik ini, kunjungan ke dokter yang bikin kulit muka perih dan mengelupas seperti ular ganti kulit, bertemu si mbem, kunjungan kawan-kawan kuliah di kamar kos (just like old days, duddddddddddeeeeee),bikin-bikin rencana mengunjungi jatinangor dan tur kampus–halah apalagi ini,dan senen kemaren di sela-sela liputan saya dapat buku murah-murahhhhhhhhhhhhhh di pameran buku istora….. mudah-mudahan minggunya tambah menyenangkan karena besok rating program saya tinggi ;p….
dan semakin menjadi-jadi saya tidak mau bersusah-susah. meski beberapa bulan terakhir, saya tau, untuk jadi senang, tidak berarti kosong. sama sekali tidak.
ahhh, proses memaknai, seperti yang pernah saya bilang di blog ini juga, suka telat datang.

No comment »